Penerapan Diaphragm Wall (Cast in Situ & Precast) pada Proyek Infrastruktur Berkelanjutan
di Pengembangan Keprofesian BerkelanjutanTentang pelatihan ini
Diaphragm Wall merupakan salah satu jenis dinding penahan
tanah yang digunakan untuk menahan gaya horizontal akibat tanah, khususnya pada
pekerjaan konstruksi dengan perbedaan elevasi seperti basement gedung tinggi
dan underpass. Materi menjelaskan dua metode utama, yaitu Cast in Situ
Diaphragm Wall dan Precast Diaphragm Wall. Pada metode cast in situ,
panel dikerjakan langsung di lokasi menggunakan grabber, slurry
stabilizer, keranjang besi, serta pengecoran beton dengan pipa tremie.
Pelaksanaannya dapat menggunakan sistem CWS (Continuous Water Stop) maupun continuous
system.
Precast Diaphragm Wall menggunakan panel beton yang
diproduksi terlebih dahulu di pabrik, kemudian dikirim dan dipasang di lokasi
proyek. Tahapannya meliputi pembuatan guide wall, penggalian panel
dengan grabber sambil menggunakan slurry semen-bentonite, pengangkatan
dan pemasangan panel, pengontrolan vertikalitas, penyambungan panel, hingga
pembuatan capping beam dan pemasangan ground anchor. Dibandingkan
cast in situ, metode precast memiliki kedalaman yang lebih terbatas
karena dipengaruhi transportasi panel, tetapi proses pemasangannya lebih
terkontrol karena panel dibuat di pabrik. Kedua metode sama-sama menggunakan grabber
dan slurry stabilizer, sedangkan precast menggunakan cement bentonite filling.